Rencana Strategis dan Kecenderungan Biodiversitas
OFFTAKE STATION PANARAN MEMPERTAHANKAN TREN POSITIF KEANEKARAGAMAN HAYATI FLORA DAN FAUNA TAHUN 2022-2026
Rencana strategis adalah pandangan jangka panjang yang menjawab mengapa program ini ada dan apa yang ingin dicapai secara fundamental. Tanpa strategi, sebuah program akan mudah terombang-ambing oleh permintaan yang terus berubah atau tren sesaat. Rencana strategis berfungsi sebagai “kompas” yang menjaga agar seluruh sumber daya dan energi tim tetap terfokus pada tujuan utama yang telah disepakati. Rencana strategis menetapkan tujuan jangka panjang dan indikator keberhasilan (Key Performance Indicators/KPIs) yang bermakna. Keberhasilan bukan sekadar “selesai melakukan aktivitas”, tetapi apakah dampak (impact) yang diinginkan telah tercapai.
Rencana kerja adalah dokumen operasional jangka pendek yang menjabarkan bagaimana tujuan strategis akan diwujudkan dalam tindakan nyata, siapa yang melakukannya, dan kapan deadline-nya. Rencana kerja merinci anggaran, tenaga kerja, peralatan, dan waktu yang dibutuhkan untuk setiap aktivitas. Hal ini mencegah pemborosan sumber daya, mengidentifikasi kebutuhan sejak dini, dan memastikan penggunaan dana yang akuntabel. Rencana kerja dengan jelas mendefinisikan siapa bertanggung jawab atas apa (RACI Chart: Responsible, Accountable, Consulted, Informed). Ini menghilangkan kebingungan, tumpang tindih tugas, dan “lempar tanggung jawab” dalam tim.
Dalam konteks pengelolaan keanekaragaman hayati di Offtake Stasiun Panaran, PT Perusahaan Gas Negara (Tbk) OMM Region I telah menetapkan dan menjalankan rencana strategis dan rencana kerja pelaksanaan program-program sebagai berikut:
- Terbentuknya Taman Koleksi Keanekaragaman Hayati Panaran (TAMASI PANARAN) dan terpeliharanya tanaman koleksi dalam rangka mempertahankan kualitas keanekaragaman hayati melalui upaya pelestarian plasma nutfah flora yang terintegrasi dan terpadu
- Pelestarian plasma nutfah spesies pohon langka, dilindungi dan/atau terancam punah
- Terpeliharanya tanaman di area taman Offtake Stasiun Panaran untuk memenuhi aspek estetika lingkungan sekaligus konservasi keanekaragaman hayati
- RIMBA (Recirculating Integrated Micro-oasis for Biodiversity and Animals)
- Penanaman Mangrove di Kawasan Desa Binaan Pulau Lance.
Melalui pelaksanaan Rencana Strategis dan Rencana Kerja secara konsisten, program-program yang telah dan sedang dilakukan memberikan hasil yang positif, diantaranya adalah:
A. Komunitas Flora
- Kekayaan Spesies
- Pohon, dari 17 spesies pada 2023 menjadi 27 spesies pada 2026
- Tihang, dari 15 spesies pada 2023 menjadi 28 spesies pada 2026
- Pancang, dari 29 spesies pada 2023 menjadi 64 spesies pada 2026
- Semaian, dari 70 spesies pada 2023 menjadi 97 spesies pada 2026
- Tumbuhan bawah, dari 22 spesies pada 2023 menjadi 40 spesies pada 2026
- Kelimpahan
- Pohon, dari 129 individu pada 2023 menjadi 182 individu pada 2026
- Tihang, dari 164 individu pada 2023 menjadi 209 individu pada 2026
- Pancang, dari 201 individu pada 2023 menjadi 475 individu pada 2026
- Semaian, dari 698 individu pada 2023 menjadi 1159 individu pada 2026
- Tumbuhan bawah, dari 1567 individu pada 2023 menjadi 3646 individu pada 2026
B. Komunitas Fauna
- Peningkatan kekayaan spesies fauna
- Burung, dari 20 spesies pada 2023 menjadi 29 spesies pada 2026
- Herpetofauna, dari 5 spesies pada 2023 menjadi 10 spesies pada 2026
- Mamalia, dari 4 spesies pada 2023 menjadi 6 spesies pada 2026
- Serangga, dari 8 spesies pada 2023 menjadi 49 spesies pada 2026
- Peningkatan kelimpahan fauna
- Burung, dari 87 individu pada 2023 menjadi 112 individu pada 2026
- Herpetofauna, dari 8 individu pada 2023 menjadi 28 individu pada 2026
- Mamalia, dari 16 individu pada 2023 menjadi 20 individu pada 2026
- Serangga, dari 40 individu pada 2023 menjadi 134 individu pada 2026
Detail hasil pelaksanaan program pengelolaan keanekaragaman hayati di Offtake Stasiun Panaran pada tahun 2023 hingga 2026 dapat dilihat pada gambar-gambar berikut.













